Sunday, September 13, 2009

Info 35/ Artwork Review

Pretension Thinks
(Brick series)

Artwork by Anang Saptoto, digital printing, 2009

Tuesday, March 31, 2009

Info 34/ Artwork Review

"Extraordinary Clothes (Helmet Series)"
Artwork by Anang Saptoto

Media : Drawing pen on paper, Dimension : 30 cm x 21 cm
Year : 2009


"Where's the Humanity? (Helmet Series)"
Artwork by Anang Saptoto

Media : Drawing pen on paper, Dimension : 30 cm x 21 cm
Year : 2009


"Wish Me & You (Helmet Series)"
Artwork by Anang Saptoto

Media : Drawing pen on paper, Dimension : 30 cm x 21 cm
Year : 2009

Sunday, March 22, 2009

Info 33/ Project Review

AWAS! LAHAN RESAPAN (Water Supply Areas)
Exhibition & Presentation Project
by Anang Saptoto
------------------------------------------------------------------------PROJECT DESCRIPTION

This is a greeting or personal effort to make the issue on the lack of water absorption area becomes popular. The way to make it popular by using arts as the media (installation, design, pictures, and video), and it is exhibited and presented to the public and academic. This exhibition and presentation project started on January until March 2009. I tried to place my works at the public spaces, such as Galeria Mall, Faculty of Environment Engineering and Architecture, Islamic University of Indonesia, Visi Fine Arts and Design Academy Yogyakarta (STSRD Visi, Yogyakarta), Kedai Belakang, and the last is at Lakibini Art Space. I also asked some creative industries institutions, such as Kedai Kebun Forum (KKF), DGTMB Shop, MOOF, Postmo Design, Studio A Comm, Kedai Belakang, Lakibini Art Space. I also asked some personals, Prihatmoko Catur Wicaksono a.k.a. Moki and Wedhar Riyadi, to be involved in this project.

The study of water absorption areas is more focus on important areas in Sleman, Yogyakarta (primer & secondary zones), although the area also covers some other areas. But I think that the mountain ranges and the surroundings are the significant areas as the absorption areas, for the continuity of water, especially for the areas at the lower place. Meanwhile, there are many buildings, for examples colleges, shopping areas, factories, settlements or housing, are thriving in mountain ranges.

Protect and sustain the water absorption areas from unilateral constructions, so that in the future we would not lack for water.


------------------------------------------------------------------------
Exhibition Proses (Public Space):
(Galeria Mal,
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia (UII)
------------------------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------
-----------
Exhibition & Presentation at Lakibini Art Space, Yogyakarta
------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------
-----------
Partisipation Artwork
(Student : Jurusan Disain Komunikasi Visual, Sekolah Tinggi Seni Rupa & Disain Visi Yogyakarta
(STSRD), Jurusan Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII), Jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY))
Media : Print & Video
------------------------------------------------------------------------
Architecture Student:
(Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia (UII)
Visual Communication Design Student :
(Sekolah Tinggi Seni Rupa & Disain Visi Yogyakarta (STSRD Visi)
Short Video
(Student : Sekolah Tinggi Seni Rupa & Disain Visi Yogyakarta (STSRD Visi) & Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

-------------------------------------------------------------
-----------
Presetation :
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII)
(Presentation by Anang Saptoto, Punto Wijayanto, Dr. Widodo)
Sekolah Tinggi Seni Rupa & Disain Visi Yogyakarta (STSRD Visi)
(Presentation by Anang Saptoto, Drs. Wahyu)
Kedai Belakang Alternative Space
Presentation by Anang Saptoto, Punto Wijayanto)
Lakibini Art Space
(Presentation by Anang Saptoto)
------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------
-----------
Fund-Raising:
(Shopping Bag: Support by Kedai Kebun Forum, ilustration by Wedhar Riyadi)

------------------------------------------------------------------------

Saturday, February 21, 2009

Info 32/ Product Info

Shopping Bag (Rp 20.000)
------------------------------------------------------------------------
Available on Kedai Kebun Forum, Tirtodipuran Street, no.3 Yogyakarta
or call 081578009382

------------------------------------------------------------------------
Size : 40 cm x 40 cm
Material : Printting on canvas
Ilustration : Wedhar Riyadi

Info 31/ Project Review

AWAS! LAHAN RESAPAN (Water Supply Areas)
Exhibition & Presentation Project
by Anang Saptoto
------------------------------------------------------------------------
The mountain ranges and the surroundings are the significant areas as the absorption areas, for the continuity of water, especially for the areas at the lower place. Meanwhile, there are many buildings, for examples colleges, shopping areas, factories, settlements or housing, are thriving in mountain ranges.

Protect and sustain the water absorption areas from unilateral constructions, so that in the future we would not lack for water.

------------------------------------------------------------------------
Exhibition :
------------------------------------------------------------------------
Galeria Mal
Lt. G1 & lt. Dasar
24-25 Januari

Lobby Fakultas Teknik UII
Jl. Kaliurang Km, 14 Yogyakarta
18-20 Februari

Lakibini Art Space
Jl. Panjaitan No.10, Yogyakarta
10-16 Maret
Pembukaan : 9 Maret/ jam 19.30 WIB
------------------------------------------------------------------------
Presentation :
------------------------------------------------------------------------
Kedai Belakang
Tamansiswa, Mergangsan Kidul Mg.II/1253, Yogyakarta
2 Februari/ jam 19.00 WIB

Fakultas Teknik UII
Jl. Kaliurang Km, 14 Yogyakarta
25 Februari/ jam 14.30 WIB

Sekolah Tinggi Seni Rupa & Disain Visi Yogyakarta (STSRD Visi)
Jl. Tamansiswa No.150 B, Yogyakarta

20 Februari/ jam 13.00 WIB

Lakibini Art Space
Jl. Panjaitan No.10, Yogyakarta
10 Maret/ jam 16.00 WIB

The project collaborated with the creative industrials & another people. We make the product: Shopping bag, Clouthing, Sticker, Postcard, & another merchadises. Supported by Kedai Kebun Forum, POSTMO, MOOF, DGTMB Shop, Kedai Belakang, Airport Radio, Wedharyadi, Maryanto, Anton, Prihatmoko Caksono Wicaksono, Wijanarko.
------------------------------------------------------------------------
The merchandise available on Kedai Kebun Forum, MOOF, DGTMB
------------------------------------------------------------------------

Tuesday, February 3, 2009

Info 30/ Project Review


MENCACAH SEJARAH SENI RUPA INDONESIA
Words by Anang Saptoto, 2008
(Introduction)

Solo Exhibition by Prihatmoko Catur Wicaksono a.k.a Moki
"MUKA MALAS, OPEN STUDIO"
Hobby Studio IVAA, 2008
-------------------------------------------------------------
-----------
"Sebelumnya saya tidak tahu karya seperti apa yang akan saya buat. Niat awal saya hanyalah merespon arsip-arsip yang ada di IVAA dan berproses di sana," begitu kurang lebih penegasan Prihatmoko Catur Wicaksono yang akrab disapa Moki, suatu sore
dalam proses pengerjaan pameran tunggalnya yang bertajuk "Muka Malas: Open Studio".

Berbicara mengenai arsip, saya teringat dengan dokumen foto-foto aktivitas almarhum kakek saya Muh. Ali pada tahun 1920. Dimana beliau memotret beberapa daerah di Bandung, diantaranya Dago yang tampak masih seperti hutan belantara. Kemudian foto itu saya dialogkan kembali dengan nenek saya tahun 2007 (87 tahun set
elah kejadian). Dari dialog itu terungkap bahwa ternyata kakek saya pada tahun 1920 pernah menempuh sebuah pendidikan setara perguruan tinggi di Bandung, diantara cerita-cerita mengenai pendidikannya di beberapa kota yang lain seperti Semarang dan Surabaya di tahun-tahun itu. Foto dokumen keluarga itu ternyata mampu mengungkap sebuah sejarah keluarga yang terkadang tidak terungkap secara lisan. Begitu berharganya sebuah dokumen hingga dapat menjembatani dialog antar generasi.

Namun bagaimana jika sebuah arsip atau dokumen masa lalu yang
membeku disebuah lembaga pengarsipan, dapat dipilah dan didaur ulang, diberi konteks masa kini dan akhirnya didayagunakan kembali? Seperti itulah yang dilakukan Moki, yang mencoba mendialogkan kembali arsip-arsip yang ia temukan di IVAA dengan perwajahan dan makna baru.

Sebagai seorang perupa muda dengan latar belakang seni grafis di ISI Yogyakarta, Moki kerap (mencoba selalu) memasukkan teknik-teknik cetak seperti sablon dan stensil dalam karya-karya lukis yang semakin hari semakin meninabobokan dirinya. Kali ini ia mencoba berproses di IVAA dan membuat beberapa jenis karya gambar dan multimedia. Moki mengajak beberapa temannya seperti DJ Uma, Dwe dan Tatang untuk berkolaborasi dalam proses pembuatan karyannya. Hasilnya tentu saja sudah tidak disangkal lagi, gambar-gambar di atas kanvas, komik, mural, dan album musik kompilasi siap membombardir studio IVAA pada pembukaan pamerannya nanti.

Seperti pada proyek “My Local Hero”, Moki mencari data foto orang-orang yang ada disekitarnya; Eko Nugroho, Bambang Toko, Tera Brajagoza, Wedharyadi, Danius, Samuel Indratma, dll. Beberapa orang ini ia pilih karena dirasa mempunyai pengaruh kuat terhadap dirinya selama ia berkesenian. Data-data foto yang ia temukan, ia olah sedemikian rupa sehingga dapat di sablon di atas kanvas dengan tambahan beberapa goresan kuas tipikal gambar-gambar dekoratif. Berbeda dengan proyek yang lainnya, Moki memanfaatkan rekaman-rekaman suara dari diskusi-diskusi. Disini Moki berkolaborasi dengan DJ Uma untuk mengolah rekaman diskusi tersebut menjadi sebuah lagu. Hasilnya sangat luar biasa. Lagu-lagu yang dihasilkan kemudian dikemas dalam kompilasi mini album yang nantinya dijual terbatas. Proyek berikutnya adalah, Moki mencari beberapa tulisan wacana seni rupa dalam bentuk print. Bukan dibaca dan disimpan, Moki justru memparodikan tulisan-tulisan itu dengan mendaur ulang menjadi elemen-elemen dalam gambarnya. Meskipun pada hasil karyanya tampak tidak terlalu menggubris wacana yang ada dalam teks tersebut, namun ia berusaha memanfaatkan dan menata secara apik untuk mewujudkan karakter-karakter alien bermuka malas. Bagi Moki sebuah arsip bukanlah obyek pujaan yang tidak bisa diganggu gugat. Dokumen-dokumen tersebut ia anggap sebagai bahan mentah yang menarik untuk dicacah, dirobek, dan dibentuk ulang menjadi sebuah karya gambar yang baru. Dari kesemua proses berkarya selama di studio IVAA, Moki mendokumentasikannya dalam sebuah komik.

Kurang lebih demikian apa yang saya tangkap dalam perbicangan sore itu, menemani Moki dengan segelas jus alpukat dingin. Banyak hal yang ia dapat selama proses ini, khususnya ketertarikan untuk mencoba bermain-main dengan hal-hal baru seperti yang ia lakukan pada proyeknya ini. Saya pikir ini bagus sebagai energi positif sebagai pemicu kenakalan-kenakalan, bermain dalam proses berkarya yang saat ini saya rasa semakin langka dan unik untuk dilestarikan.

Regard,
Anang Saptoto
(Friends as Muka Malas)

Friday, December 19, 2008

Info 29/ Artwork Review

Tolerance
Artwork by Anang Saptoto, 2008
Driyarkara Exhibition
at Sanata Darma University, Yogyakarta, Indonesia.
-------------------------------------------------------------
-----------
Recently, we are more aware on the importance of tolerance, togetherness, understanding, and respect for others or the environment. We are living an era of speed and easiness, as individual, forget that we live in a country with diversity: religion, culture, race, social status, and disabilities.
Numbers of racial or religion conflict, bombing, natural disaster, and many others appear. There is also an issue of tolerance for people with disabilities, who also have the same right to be able to enjoy public facilities.
All of those create “cripple and blind” situation in our country.
Wish that we were able to live in tolerance in daily manner, even though just a small pinch.
Hope that tolerance will deliver us to a better living.
------------------------------------------------------------------------
Info: http://canmanage.net/files/membaca_kembali_driyarkara.html